Brasil Berkabung 3 Hari Karena Tragedi Chapecoense

0
99

brasil-berkabung-3-hari-karena-tragedi-chapecoense-min

Tragedi Chapecoense – pesawat jatuh yang dialami klub sepakbola dari klub Brasil

Sao Paulo, bolakini.net – Untuk memperingati tragedi Chapecoense, pesawat jatuh yang menimpa pemain tim Chapecoense, pemerintah Brasil menetapkan 3 hari masa berkabung setelah tragedi itu. Hal tersebut langsung dinyatakan oleh Presiden Temer seperti yang ditulis oleh media AFP.

Temer juga meminta agar Kementerian Luar Negeri dan juga Angkatan Udara untuk bertugas membantu proses evakuasi. Ia juga meminta untuk semuanya menginformasikan kepada seluruh keluarga korban.

“Saya turut berduka atas kejadian tersebut yang juga menimpa puluhan warga dari Brasil,”ungkap Temer di-Twitter miliknya. Pemerintahan akan melakukan segala hal sebagai rasa solidartias kami kepada keluarga para jurnalis dan juga olahraga, terang Temer.

Sampai saat ini dari pihak Kolombia menjelaskan bahwa 76 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam tragedi yang terjadi pada Senin, 28 November 2016 lalu itu terdapat 5 orang yang selamat. Pesawat Aerospace 146 ini dari laporan yang didapat membawa 72 penumpang dan juga 9 awak.

Duka laga final Copa Sudamericana

Cerro Gordo adalah lokasi dari dimana jatuhnya pesawat yang membawa anggota tim dan para staf serta juga membawa wartawan olahraga. Hanya 50 kilometer saja jarak Cerro Gordo dengan kota Medelin (kota terbesar kedua di Kolombia).

Pesawat Aerospace 146 merupakan jenis pesawat charter yang dimiliki oleh maskapai LAMIA AirlinesPesawat tersebut adalah pesawat yang digunakan oleh tim Chapecoense yang akan menjalani pertandingan final Copa Sudamericana leg 1. Pada pertandingan final tersebut mereka akan menghadapi klub asal Kolombia yaitu, Atletico Nacional pada hari Rabu, 30 November 2016.

Sayang laga final tersebut harus berakhir di Cerro Gordo tanpa dimulainya pertandingan. Partai final ini menjadi yang penuh duka pada Copa Sudamericana musim ini. Dari kecelakaan tersebut, hanya menyisakan 4 pemain  Chapecoense yang berhasil selamat. Mereka adalah Danilo, Alan Ruschel, Jakson Follmann dan yang terakhir adalah nama Helio Hermito Zampier Neto.

Karena kejadian ini, dari pihak klub Atletico Nacional meminta kepada CONMEBOL yang merupakan pengurus dari sepakbola Amerika Selatan menetapkan Chapecoense sebagai juara. Pernyataan diungkapkan oleh  Gilberto Garcia yang merupakan pemain dari Atletico dan mewakili klub untuk menyampaikan hal tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mengungkapkan rasa duka mereka atas kejadian tersebut. Dan juga trofi tersebut sebagai bentuk penghormatan untuk Chapecoense. Seperti yang telah dikutip oleh Telegraph, “dari kami dan untuk selamanya, juara Copa Sudamericana 2016 adalah Chapecoense.”

Comments

comments

NO COMMENTS