Cristiano Ronaldo Mendapat Tuduhan Serius Terkait Perkosa Seoang Wanita di Las Vegas

0
106

Cristiano Ronaldo Mendapat Tuduhan Serius Terkait Perkosa Seoang Wanita di Las VegasMadrid, BolaKini.net – Cristiano Ronaldo mendapatkan tuduhan serius dari media Jerman, Der Spiegel.

Ronaldo disebut melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita di Las Vegas pada tahun 2009 silam.

Peristiwa itu terjadi tepatnya pada 13 Juli 2009, saat itu sang korban masih berusia sekitar 25 tahun.

Jika memang benar, peristiwa itu terjadi pada sekitar satu bulan sebelum Ronaldo bergabung dengan Real Madrid. Untuk menghindari masalah, Ronaldo disebut membayar ganti rugi kepada si wanita.

Dalam dokumen sepanjang enam halaman, si wanita menceritakan detail pemerkosaan itu versi dirinya serta konsekuensi yang dideritanya. Dokumen itu dibaca oleh pengacara Ronaldo, Carlos Osorio de Castro dalam mediasi di Nevada pada 12 Januari 2010.

Kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan. Pihak Ronaldo kabarnya membayar 375 ribu dollar dan si wanita diwajibkan untuk bungkam tentang peristiwa itu. Dalam kesepakatan yang dituangkan dalam 3 halaman itu, Ronaldo dan si korban sama-sama membubuhkan tanda tangannya dengan nama yang disamarkan. Ronaldo mejadi Mr D dan si korban Ms C.

Saat dihubungi Der Spiegel, De Castro menolak buka mulut soal kliennya.

Der Spiegel malah dihubungi pengacara Jerman, Johannes Keiler yang meminta Der Spiegel menghentikan pemberitaan soal Ronaldo itu. Keiler ternyata juga pengacara yang ditunjuk mewakili Ronaldo di Jerman.

Keiler memberikan peringatan keras kepada Der Spiegel. “Tuduhan yang anda sampaikan kepada klien kami akan kami bantah dengan sekeras-kerasnya. Kami juga akan bertindak terhadap setiap tuduhan yang tidak benar yang akhirnya merugikan hak pribadi klien kami,” tegas Keiler.

Pada Oktober 2005, Ronaldo yang masih menjadi pemain Manchester United juga sempat diperiksa polisi karena kasus pemerkosaan. Dua wanita mengaku diperkosa Ronaldo dan seorang pria lain di Sanderson Hotel, London.

Comments

comments

NO COMMENTS