Guardiola Menyesali City Banyak Kehilangan Poin

0
15

Guardiola Menyesali City Banyak Kehilangan Poin-min

Manchester, bolakini.net – Josep Guardiola mengungkapkan alasan Manchester City gagal bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris. Hal itu karena City banyak kehilangan poin di kandang pada musim ini.

Musim ini, City sempat disebut sebagai kandidat kuat untuk meraih gelar juara. Selain mendatangkan Guardiola, skuat mereka juga mendatangkan beberapa pemain yang mempunyai kemampuan berkelas.

City sempat melaju kencang dengan tak terkalahkan di enam laga perdana. Namun, inkonsistensi penampilan menyerang City setelahnya.

City kerap kehilangan poin di kandang lantaran mereka sering bermain imbang. Total Sergio Aguero dkk. gagal meraup 17 poin hasil dari 7 kali hasil imbang dan sekali menelan kekalahan.

City banyak kehilangan poin sehingga tidak dapat menyaingi Chelsea

Sangat berbeda dengan Chelsea dan Tottenham Hotspur yang bisa bermain konsisten di kandang dengan memiliki catatan hanya sesekali terpeleset.

Hasil itu membuat City kini hanya mengoleksi 75 poin, tertinggal 15 poin dari Chelsea yang jadi juara dan delapan angka dari Spurs sebagai runner up.

Andai saja City tak membuang banyak kesempatan pada saat bermain di kandang, maka 17 poin yang bisa terbuang itu mungkin akan membawa tim ‘Biru Langit’ jadi penguasa liga.

“Biasanya tim besar selalu bertarung sampai akhir dan setelah itu Anda bisa menang atau kalah,” ucap Guardiola dikutip Mirror.

“Di Premier League, kami tidak berjuang sampai akhir untuk hasilnya karena dua tim lebih baik dari kami dan kami banyak kehilangan poin di kandang,” sambungnya.

Di pekan terakhir, City akan menghadapi Watford di Vicarage Road pada hari Minggu, 21 Mei 2017 nanti. Guardiola berharap timnya menang agar selisih poinnya tidak tambah melebar dengan Chelsea atau Spurs.

“Kami harus memperbaiki musim depan, tergantung pada apa yang terjadi lusa, kami akan menyelesaikan musim dengan 15 atau 17 poin di belakang tim pertama dan kedua. Kesenjangan dengan pemimpin kejuaraan sangat besar,” lanjut eks manajer Barcelona dan Bayern Munich itu.

“Kami harus bekerja lebih keras lagi musim depan untuk bisa mengurangi kesenjangan itu,” tambah Guardiola.

Comments

comments

NO COMMENTS