Mengembalikan Tradisi Emas Sepak Bola SEA Games

0
28

Gabung-Grup-Neraka-di-SEA-Games-2017-Bagaimana-Peluang-Indonesia-minJakarta, Bolakini.net – Perjuangan berat yang akan dihadapi Timnas Indonesia U-22 di kompetisi SEA Games 2017 yang berlangsung di negara Malaysia. Evan Dimas dan kawan-kawan diharapkan bisa meraih prestasi. Tim Garuda muda mudah-mudahan dapat meraih mendali emas, guna mengakhiri ketidak beruntungan prestasi Indonesia.

Hal tersebut bukanlah tugas yang mudah. Mengingat cacatan sejarah menunjukan, Timnas Indonesia belakangan ini kesulitan menjadi tim terbaik ajang multi event kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, Timnas Indonesia hanya mampu menjuarai laga SEA Games pada tahun 1991.

Sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia hanya mencatat dua kali menjadi jawara SEA Games. Ketika itu Indonesia menjadi juara di 1991 dan tahun 1987. Saat tiga kompetisi SEA Games terakhir, Timnas yang beribukota di Jakarta ini walaupun gagal juara, Timnas U-23 masih kedalam persaingan elite.

Faktanya, secara beruntun Indonesia mampu masuk ke semifinal pada 2011, 2013, dan 2015 lalu. Catatan positif tersebut menjadi modal utama bagi Timnas Indonesia U-22 saat menjalani persaingan yang cukup ketat di SEA Games 2017.

Upaya Membangun Tradisi Emas Sepak Bola Indonesia

Luis Milla, pelatih U-22 kini bekerja sama dengan pelatih sepak bola KickOff Indoneisa dan mengajak dalam acara diskusi tentang taktik nanti. Diskusi tersebut akan digelar 10 Agustus 2017 dengan tema,” Mengembalikan Tradisi Emas Sepak Bola SEA Games”.

Diskusi ini akan menghadirkan seorang pemibara layaknya, Rahmad Darmawan sang mantan pelatih Timnas 2011 sampai 2013. Danurwindo merupakan asisten pelatih SEA Games sekaligus direktur Teknik PSSI 1991, dirinya pun ikut mengikuti diskusi tersebut. Ryan Tank atau biasa disebut sebagai seorang Peneliti taktik Kickoff Indonesia juga datang.

Kemudian akan ada sejumlah legenda sepak bola Indonesia yang bakal ikut serta untuk meramaikan acara ini. Dalam acara tersebut akan membahas kunci sukses Tumnas Indonesia saat menjadi yang terbaik. Tidak mudah membentuk sebuah tim sempurna.

Selain itu, unsur-unsur kecerdikan serta taktik pelatih sangat berpengaruh. Kami sangat mengharapkan peran aktif salah satu pelaku sepak bola nasional untuk terlibat aktif dalam diskusi Bincang Taktik.

Comments

comments

NO COMMENTS