PSG Tengah di Selidiki UEFA Terkait Dengan Pelanggaran Financial Fair Play

0
91

uefa-minUEFA, Bolakini.net – UEFA Sedang Melakukan Penyelidikan Terhadap Paris Saint-Germain Terkait Dugaan Adanya Pelanggaran Financial Fair Play. Aktivitas transfer PSG di musim panas ini diduga menyalahi aturan keuangan klub UEFA.

Permasalahan ini terkait dengan megatransfer Neymar dan Kylian Mbappe dengan nilai fantastis. PSG mendatangkan Neymar dari Barcelona dengan biaya mencapai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Nominal itu memecahkan rekor termahal pembelian pesepakbola sepanjang sejarah.

Sedangkan Mbappe berstatus sebagai pinjaman dari AS Monaco. Tetapi dalam kesepakatannya, ada opsi pembelian yang mencapai 180 juta euro atau sekitar Rp 2,85 triliun.

Transfer ini membuat UEFA langsung bergerak menyelidiki apakah PSG melanggar Financial Fair Play. Namun PSG yakin tidak bersalah dan akan bersikap kooperatif selama proses investigasi.

UEFA Telah Membuka Penyelidikan Resmi Terhadap PSG

“Dewan Penyelidik Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA telah membuka penyelidikan resmi terhadap Paris Saint-Germain sebagai bagian dari proses pengawasan klub di bawah regulasi Financial Fair Play,” tulis UEFA di situs resminya.

“Dalam beberapa bulan mendatang, Dewan Penyelidik akan bertemu secara rutin untuk mengevaluasi semua dokumen yang berkaitan dengan kasus ini secara hati-hati,” UEFA menambahkan.

FFP adalah aturan yang diterapkan UEFA sejak 2013. Aturan itu bertujuan membatasi utang klub serta membatasi sang pemilik menyuntikkan uangnya kepada klub. PSG sendiri dimiliki oleh Qatar Sports Investments sejak 2011 silam.

Hukuman atas pelanggaran FFP bervariasi. Dari yang paling ringan berupa denda, hingga hukuman-hukuman lain berupa penahanan uang hadiah, pelarangan transfer, hingga yang paling berat berupa diskualifikasi dari kompetisi antarklub Eropa.

Comments

comments

NO COMMENTS