Frets Butuan Menjadi Ancaman Besar Macan Kemayoran di Babak Semifinal

0
12

Solo, Bolakini.net – Pesepak bola bernama Frets Butuan sekarang ini tengah menjadi perhatian besar menjelang jalannya laga semifinal Piala Presiden 2018. Kali ini PSMS Medan akan segera di pertemukan dengan Persija Jakarta. Laga pertandingan tersebut akan berlansung di Stadion Manahan Solo, tepatnya pada Sabtu 10 February 2018. Dari daftar pemain PSMS Medan yang berusia 21 tahun tersebut bisa jadi ancaman yang sangat bahaya bagi tim berjulukan Macan Kemayoran ini.

Disisi lain PSMS Medan mempunyain taktik permainan cepat disisi bagian kiri. Frets juga mempunyai tendangan yang cukup keras yang suatu saat bisa saja dengan mudah bisa mengancam bahkan membobol gawang lawan. Tercatat sampai saat ini Frets menghasilkan dua gol untuk PSMS Medan selama kompetisi Piala Presiden 2018 ini berjalan.

Pertarungan PSMS melawan Persija ini kemungkinan besar bakal menjadi duel yang menarik. Duel ini akan terjadi antara sayap kiri Frets Listiano Butuan dengan bek kanan Persija, Ismed Sofyan. Pada pertandingan ini Frets, bisa jadi akan kembali diandalkan oleh pelatih PSMS, Djajang Nurdjaman. Pelatih yang akrab dipanggil Djanur ini menugaskan dirinya untuk mengisi sektor kiri penyerangan skuat Ayam Kinantan. Dirinya juga akan membantu penyerang Wilfried Yessoh yang statusnya sebagai striker tunggal.

Antisipasi Ismed Sofyan Menghentikan Pergerakan Frets

Sementara itu, Ismed Sofyan merupakan pemain kawakan sekaligus bek berpengalaman yang sampai sekarang ini masih diandalkan Persija untuk sisi kanan pertahanan. Terkait hal ini pemain yang dipercaya sebagai kapten Persija ini mengaku sudah punya antisipasi untuk menghentikan seluruh pergerakan Frets.

Ismed juga mengatakan, sebagai kapten dan pemain yang mengisi bagian belakang tentu saja saya pribadi sudah harus menjaga pertahanan. Hal tersebut juga ditunjukan agar pertahanan kami tidak mengalami serangan yang bertubi-tubi oleh pemain lawan. Oleh karena itu, saya juga sudah memiliki jalan pintas lain untuk menghalau Frets yang bisa mengacak-acak dan merepotkan kami, ujar Ismed.

Dalam pertempuran ini pemain asal Aceh ini merasa cukup percaya diri bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke babak selanjutnya. Nilai tambahnya adalah kami bermain di Stadion Manahan Solo. Walau bermain bukan dikandang sendiri dan bukan di kandang lawan, Persija sudah mengenal betul stadion ini dibandingkan PSMS yang secara tidak langsung mereka jarang bermain dilapangan ini. Dalam laga ini kita akan bermain di tempat netral, akan tetapi kami cukup tau stadion Manahan karena sering bermain disini, Ismed mengakhiri.

Comments

comments

NO COMMENTS