Barcelona Menyerah Untuk Melepas Lionel Messi di Titik Rp.4,9 Triliun

Sbobet Indonesia – Kini Barcelona Menyerah untuk bisa mengikhlaskan kepergian Lionel Messi. Sang Kapten diisukan membulatkan tekad untuk bisa hengkang dari Barca se segera mungkin.

Isu hengkangnya Messi tersebut menjadi berita hangat dalam dunia persepakbolaan dalam minggu terakhir. El-Capitan Barcelona tersebut sudah merasa lelah dan muak dengan masalah-masalah yang menimpa internal petinggi Camp Nou yang notabene merugikan masing-masing pemain.

Baca Juga : Ronaldo dan Messi Ingin Disatukan Juventus?

Kendatipun, Messi dengan optimis bisa hengkang dengan gampang sebab ia memiliki Klausul Eksklusif di kontraknya, Dimana ia dibolehkan untuk meninggalkan Tim secara gratis di akhir musim.

Akan tetapi, Dari Camp Nou masih diperdebatkan mengenai Klausul tersebut yang telah usai pada Juni 2020. Hal ini menuai Kontra di antara dua belah pihak.

Barcelona Menyerah, Messi Dijual Semahal Mungkin

Sejatinya, Klausul tersebut bukanlah cara satu-satunya untuk bisa melepas Messi dari gengaman Barca. Terdapat alternatif lain dengan memberikan bayaran sebesar mungkin hingga Barcelona tak dapat menolak.

Messi juga dikabarkan mempunyai Klausul Eksklusif sebesar 700 Juta Euro yang tak masuk akal. Harga tersebut disematkan untuk bisa menyingkirkan Tim-tim lain yang mungkin ingin meminang Messi, Seperti Manchester City yang sempat diisukan ingin merekrut Messi.

Oleh karena itu, Langkah terbaik selanjutnya adalah melakukan negoisasi langsung dengan pihak Camp Nou. Dengan begitu kedua pihak bisa mendapatkan titik terang dan bisa saling rasional untuk bisa saling menguntungkan.

Barcelona menyerah dan tak punya pilihan lagi. Pun jika tak bisa mempertahankan Messi, Sebaiknya ia menjual Messi semahal mungkin daripada dilepas agen bola sia-sia.

Kontrak Messi yang Bermasalah

Messi dikabarkan masih beradu argumen masalah Klausul Eksklusifnya dengan pihak Barca. Klausul tersebut memang dibenarkan untuk bisa memperilahkan Messi hengkang dengan gratis hingga akhir musim ini, Akan tetapi klausul tersebut harusnya usai atau kadaluwarsa hingga Juni 2020 ini. Yang mana merupakan batas akhir musim yang diharuskan.

Yang menjadi masalah lain adalah Pada musim 2019-2020 berlangsung secara tak normal. Alih-alih Postponned hingga Agustus. Oleh sebab itu, Pihak dari Messi sendiri begitu keras bahwa hal tersebut masih dianggap aktif.Perdebatan tersebut kemungkinan akan diselesaikan di meja persidangan, Apabila Messi dapat hengkang dengan Gratis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *